Pemprov Sulut Terima Penghargaan BKN Regional XI Award

Pemprov Sulut Terima Penghargaan BKN Regional XI Award

Kepala BKD Sulut, Dr. Femmy Suluh M.Si saat menerima Penghargaan BKN Regional XI Award 2019

Komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dibawah komando Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (OD-SK) dalam mewujudkan pengelolaan kepegawaian yang berintegritas dan profesional tidak perlu diragukan lagi. Terbukti, Pemprov Sulut berhasil mengukir prestasi dengan menyabet penghargaan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Regional XI Award 2019 sebagai provinsi terbaik pertama dalam hal pengelolaan manajemen ASN dan terbaik pertama pengawasan dan pengendalian kepegawaian Pemerintah Provinsi. Penghargaan tersebut diterima langsung Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulut Dr. Femmy Suluh M.Si dari Kakanreg XI BKN Manado Wakiran di sela-sela Rakor Percepatan Pelaksanaan Sistem Merit dalam Penyelenggaraan Manajemen ASN di lingkup BKN Regional XI Manado yang dilaksanakan di Yogyakarta, Rabu (26/6/2019).

Diketahui, selama ini Pemprov Sulut memaksimalkan pelayanan kepegawaian dengan memanfaatkan teknologi informasi. Salah satunya adalah menerapkan Sistem Manajemen Kepegawaian (SIMPEG), aplikasi pusat data induk pegawai yang meliputi riwayat pendidikan, keluarga, gaji, diklat, dan sebagainya. Penggunaan teknologi informasi akan mempemudah untuk mencari data demi meningkatkan kualitas manajemen kepegawaian. Selain itu ada sembilan faktor penting dalam mewujudkan pengelolaan manajemen kepegawaian yang berkualitas. Indikator tersebut antara lain perencanaan formasi, pelayanan pengadaan, pelayanan pensiun, pelayanan kenaikan pangkat, implementasi Computer Assisted Tes (CAT), dan implementasi Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK). Selain itu, ada juga penilaian kompetensi, implementasi penilaian kinerja, dan komitmen pengawasan dan pengendalian.

Adapun kegiatan yang dirangkaikan dengan Rakor Percepatan Pelaksanaan Sistem Merit dalam Penyelenggaraan Manajemen ASN di lingkup BKN Regional XI Manado ini turut dihadiri Ketua KASN Sofian Effendi dan tenaga ahli KPK Audy Wuisang.