Para Calon Praja IPDN mengikuti SKD berbasis CAT

Para Calon Praja IPDN mengikuti SKD berbasis CAT

Sebanyak 971 orang Calon Praja IPDN asal pendaftaran Sulawesi Utara berkompetisi dalam pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis CAT guna memperebutkan 120 kuota ke tahapan seleksi selanjutnya. Seleksi dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 25 s.d 27 Juni 2019 bertempat di Kantor BKN Regional XI, Manado. Kegiatan yang dibuka oleh Gubernur Sulawesi Utara yg diwakili oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Dr. Femmy J.Suluh, M.Si dengan didampingi oleh Kepala Kantor Regional XI Manado, Wakiran, SH, MH dan Kepala Bagian Disiplin Asrama IPDN, Edon Panjaitan, S.Sos, M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa kebijakan moratorium penerimaan CPNS yg diterapkan oleh pemerintah pusat sejak tahun 2011 bertujuan untuk melakukan penataan kembali organisasi birokrasi yang terlalu gemuk namun miskin fungsi yang berdampak pada membengkaknya keuangan negara yang dialokasikan untuk membayar gaji pegawai. 

Sangat disadari, bahwa dengan adanya kebijakan moratorium akan menyebabkan terjadinya ketidakseimbangan aparatur. Hal ini dikarenakan banyaknya pegawai yang memasuki masa purna tugas tidak dibarengi dengan penerimaan pegawai. Oleh sebab itu, untuk mengisi kekosongan akan kebutuhan aparatur yg kompeten & berkualitas, maka para lulusan perguruan tinggi sekolah kedinasan, salah satunya IPDN masih menjadi sumber utama pemerintah untuk mendapatkan aparatur pemerintah yang bersih, akuntabel dan berkinerja tinggi.

“Proses perekrutan yang baik, sistematis, objektif dan transparan menjadi syarat mutlak yang dikedepankan oleh IPDN yang bertujuan untuk memperoleh bibit-bibit unggul yang nantinya akan dipersiapkan menjadi Abdi Negara dan Abdi Masyarakat. peserta yang terbaik dari yg terbaiklah yang akan terpilih” ujar Kepala Bagian Disiplin Asrama IPDN, Edon Panjaitan, S.Sos, M.Si di sela-sela pembukaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).